Arsip Festival Film Indonesia

Thoersi Argeswara

3 Piala 9 Nominasi

    WP_Post Object ( [ID] => 384 [post_author] => 2 [post_date] => 2020-08-08 11:00:36 [post_date_gmt] => 2020-08-08 11:00:36 [post_content] => Larasati terpaksa memenuhi wasiat ibunya, Sulastri, untuk mengantarkan sebuah kotak dan sepucuk surat untuk Jaya di Praha. Dibesarkan di tengah kehidupan keluarga yang tidak harmonis, hubungan Larasati dan ibunya tidak pernah benar-benar baik. Jaya, mantan tunangan ibunya, gagal memenuhi janji untuk kembali puluhan tahun silam akibat perubahan situasi politik. [post_title] => Surat dari Praha [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => surat-dari-praha [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-08-20 08:52:19 [post_modified_gmt] => 2020-08-20 08:52:19 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=384 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Penata Musik Terbaik Surat dari Praha
  • WP_Post Object ( [ID] => 765 [post_author] => 2 [post_date] => 2020-08-10 11:43:46 [post_date_gmt] => 2020-08-10 11:43:46 [post_content] => Salawaku adalah film drama Indonesia, bergenre road movie, dan merupakan film tentang pencarian. Disutradarai oleh Pritagita Arianegara. Diproduksi oleh Kamala Film. Dibintangi oleh Karina Salim, Raihaanun, JFlow, Shafira Umm, dan Elko Kastanya. [post_title] => Salawaku [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => salawaku [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-08-30 18:19:14 [post_modified_gmt] => 2020-08-30 18:19:14 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=765 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Penata Musik Terbaik Salawaku
  • WP_Post Object ( [ID] => 1467 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-08-29 07:15:47 [post_date_gmt] => 2020-08-29 07:15:47 [post_content] => Delapan tahun lalu, May, 14 tahun, diperkosa oleh sekumpulan orang. Ayah May sangat terpukul dan menyalahkan dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga putrinya. Karena sangat trauma akibat insiden ini, May menarik diri sepenuhnya dari kehidupan. Ayahnya terjebak oleh perasaan bersalah yang membawanya hidup di dua dunia. Bersama May, dia adalah jiwa lembut yang mengorbankan segalanya demi kenyamanan dan keamanan putrinya, namun di ring tinju, dia adalah petinju yang bertarung untuk menyalurkan amarahnya. Sampai akhirnya seorang pesulap pindah ke rumah sebelah dan menciptakan celah kecil di dinding pelindung milik May. Pesulap itu membangkitkan rasa ingin tahu May yang kemudian membangkitkan emosinya dan membebaskan dirinya untuk bergerak maju. [post_title] => 27 Steps of May [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => 27-steps-of-may [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-08-29 07:43:07 [post_modified_gmt] => 2020-08-29 07:43:07 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=1467 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Penata Musik Terbaik 27 Steps of May
  • WP_Post Object ( [ID] => 6927 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-21 14:03:18 [post_date_gmt] => 2020-12-21 14:03:18 [post_content] => Para pemain film berperan sebagai tentara sempat menjalani gemblengan selama empat hari di 'Military Boot Camp', mereka dikenalkan tentang kehidupan kemiliteran di Yonif Para Raider 328 Kostrad, Cilodong. Kisah ini menceritakan perjalanan Kapten Satria, dia menjalani tugas rutinnya dan diselingi berbagai kejadian yang cukup menegangkan. Antara lain harus melerai pertikaian antara tentara Israel dengan tentara Lebanon, dan bagaimana Kapten Satria serta regunya berhasil membebaskan rekan prajurit Spanyol dari sandera pasukan Hizbullah. Di sana Kapten Satria bertemu dengan Rania seorang guru sekolah dasar, saat Kontingen Garuda tengah berkunjung ke sekolah-sekolah guna memberikan pemeriksaan kesehatan dan informasi. Dalam misinya di Lebanon, Kontingen Garuda tidak saja mengamankan terjadinya konflik dua negara yang sedang berselisih, akan tetapi juga memberikan bantuan sosial kepada warga setempat. [post_title] => Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => pasukan-garuda-i-leave-my-heart-in-lebanon [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-21 14:20:55 [post_modified_gmt] => 2020-12-21 14:20:55 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=6927 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Penata Musik Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon
  • WP_Post Object ( [ID] => 7260 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-22 13:26:54 [post_date_gmt] => 2020-12-22 13:26:54 [post_content] => [post_title] => Kisah 3 Titik [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => kisah-3-titik [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-22 13:26:54 [post_modified_gmt] => 2020-12-22 13:26:54 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=7260 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Tata Musik Terbaik Kisah 3 Titik
  • WP_Post Object ( [ID] => 7328 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-22 14:51:26 [post_date_gmt] => 2020-12-22 14:51:26 [post_content] => Setelah meninggalnya istri tercinta, Hasyim, mantan sukarelawan Konfrontasi Indonesia Malaysia tahun 1965, memutuskan tidak menikah. Ia tinggal bersama anak laki-laki satu-satunya yang juga menduda, dan dua cucunya: Salman dan Salina. Hidup di perbatasan Indonesia dan Malaysia merupakan persoalan tersendiri bagi mereka, karena keterbelakangan pembangunan dan ekonomi.   Astuti, guru sekolah dasar di kota, datang tanpa direncanakan. Ia mengajar di sekolah yang hampir rubuh karena setahun tidak berfungsi. Tak lama berselang datang pula dr. Anwar, dokter muda yang datang karena tidak mampu bersaing sebagai dokter profesional di kota.   Haris mencoba membujuk ayahnya untuk pindah ke Malaysia dengan alasan di sana lebih menjanjikan secara ekonomi dibandingkan tetap tinggal di wilayah Indonesia. Hasyim bersikeras tidak mau pindah. Baginya kesetiaan pada bangsa adalah harga mati.   Persoalan semakin meruncing ketika Hasyim tahu bahwa Haris ternyata sudah menikah dengan perempuan Malaysia dan bermaksud mengajak Salman dan Salina. Salman yang dekat dengan sang kakek memilih tetap tinggal di Indonesia.   Hasyim sakit. Dr Anwar berusaha memberikan perawatan dan obat yang lebih rutin. Namun, keterbatasan sarana dan obat, membuat kondisi Hasyim memburuk. Dr Anwar memutuskan untuk membawa Hasyim ke rumah sakit kota. Dengan uang hasil kerja Salman, Hasyim dibawa pakai perahu. Mereka berangkat ditemani oleh Astuti dan dr. Anwar. Di tengah perjalanan nyawa Hasyim tidak tertolong. Ia meninggal bersamaan dengan pekik dan sorak sorai Haris atas kemenangan kesebelasan Malaysia atas Indonesia. [post_title] => Tanah Surga... Katanya [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => tanah-surga-katanya [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-22 17:41:45 [post_modified_gmt] => 2020-12-22 17:41:45 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=7328 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Pemenang Tata Musik Terbaik Tanah Surga... Katanya
  • WP_Post Object ( [ID] => 7343 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-22 15:17:12 [post_date_gmt] => 2020-12-22 15:17:12 [post_content] => Awalnya adalah persahabatan seorang bocah muslim Bernama Samihi, 11 tahun dan Wayan Manik, 12 tahun bocah Hindu di Singaraja. Mereka saling bertemu dan tumbuh bersama, mengikat persahabatan karena sama-sama punya ketakutan besar dan duka dalam hidupnya Samihi punya ketakutan terhadap air, laut dan alam bebas, karena sejak kecil Ia dilarang orang tuanya mendekati air, sungai, laut dan alam yang bisa mengancam keselamatan dirinya. Ia tidak bisa renang, takut ke laut. Padahal dua hal ini yang menjadi permainan anak Singaraja. Sementara Wayan Manik, punya trauma terhadap kekerasan yang dialaminya sejaka lama, yang dilakukan pria asing bernama Andrew Kemiskinan membuat Wayan Manik tak bisa sekolah dan tak bisa menikmati masa kanak-kanaknya.   Ia harus bekerja keras sebagai pemandu tur lumba-lumba di pantai Lovina. Ia hanya tinggal dengan ibunya yang sakit sakitan. Keadaan ini yang memerangkapnya ke dalam situasi buruk yang traumatik. Ia menjadi korban pedofilia laki-laki asing bernama Andrew. Hidup Wayan Manik pun menjadi kelam. Ia menyimpan duka dan kemarahan. Kepada Samihi lah duka dan kemarahan itu ia ungkapkan. Samihi sudah dianggap sebagai sahabat sejati yang akan menjaga rahasianya. Sampai suatu hari, Samihi terpaksa membuka rahasia hidup Wayan Manik kepada ketua adat Bali, karena Wayan Manik terancam bahaya. Di sinilah Wayan Manik kecewa pada Samihi yang dianggapnya melupakan janji dan persahabatan mereka. Duka dan kesedihan Wayan Manik bertambah ketika mendapat berita ayahnya meninggal dalam peristiwa bom Bali Legian yang menewaskan 200 orang.   Aibnya terbuka, ditinggal mati orang tua membuat Wayan Manik tak tahan lagi tinggal di Desa Kaliasem Film 'Rumah Di Seribu Ombak' bertutur tentang persahabatan dua anak yang sama sama punya trauma dan rahasia besar pada masa lalu. Mereka saling membantu untuk bisa membalikkan trauma itu menjadi keberhasilan. [post_title] => Rumah di Seribu Ombak [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => rumah-di-seribu-ombak [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-22 15:17:12 [post_modified_gmt] => 2020-12-22 15:17:12 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=7343 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Tata Musik Terbaik Rumah di Seribu Ombak
  • WP_Post Object ( [ID] => 7443 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-22 18:34:14 [post_date_gmt] => 2020-12-22 18:34:14 [post_content] => [post_title] => Laut Bercermin [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => laut-bercermin [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-22 18:34:14 [post_modified_gmt] => 2020-12-22 18:34:14 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=7443 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Pemenang Tata Musik Terbaik Laut Bercermin
  • WP_Post Object ( [ID] => 7434 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-22 18:16:59 [post_date_gmt] => 2020-12-22 18:16:59 [post_content] => Tommy yang jadi rocker insyaf, kali ini akan menghadapi ‘fotocopy’ dirinya di masa muda. Yaitu seorang anak muda bernama Vino yang datang tiba-tiba dan mengaku sebagai anak biologisnya dari seorang grupie. Kejadiannya saat Tommy masih ada di puncak kejayaan bersama band The Boxis. Berbagai konflik yang penuh kejutan mewarnai hubungan Vino dengan Lintang dan Nikita yang tak lain adalah istri dan anak Tommy. Bukan hanya Vino yang bikin banyak ulah mengejutkan. Vino sendiri pun mendapat banyak fakta kejutan dari proses terbentuknya keluarga ini. [post_title] => Masih Bukan Cinta Biasa [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => masih-bukan-cinta-biasa [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-22 18:16:59 [post_modified_gmt] => 2020-12-22 18:16:59 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=7434 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Tata Musik Terbaik Masih Bukan Cinta Biasa
  • WP_Post Object ( [ID] => 7459 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-22 18:55:11 [post_date_gmt] => 2020-12-22 18:55:11 [post_content] => Kisah nyata gadis berusia 13 tahun bertahan hidup dari kanker ganas paling mematikan di dunia. Dia bukan berjuang melawan penyakit kankernya. melainkan bertahan hidup dengan kankernya. Dia memperjuangkan sisa hidupnya dengan hal-hal yang berguna. Karena dia tahu umurnya sudah tidak panjang lagi dan berjuang untuk tidak patah semangat dan melakukan kegiatan yang berguna bagi orang-orang disekitarnya. Remaja itu bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau Keke yang berjuang melawan penyakit kanker jaringan lunak [post_title] => Surat Kecil untuk Tuhan [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => surat-kecil-untuk-tuhan-2011 [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-22 18:55:11 [post_modified_gmt] => 2020-12-22 18:55:11 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=7459 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Tata Musik Terbaik Surat Kecil untuk Tuhan
  • WP_Post Object ( [ID] => 7554 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-23 04:45:44 [post_date_gmt] => 2020-12-23 04:45:44 [post_content] => Sejak lulus S1 manajemen, hampir 2 tahun Muluk belum mendapatkan pekerjaan, meskipun selalu gagal, ia tak pernah putus asa mencari kerja. Dalam sebuah kejadian, terjadi pertemuan antara Muluk dan seorang pencopet bernama Komet. Komet membawa Muluk menemui kelompok copet yang anggotanya adalah anak-anak dan ketuanya, Jarot. Dalam kelompok copet tersebut terbagi dalam tiga kelompok copet: copet mall, copet pasar, dan copet angkot.   Muluk yang memiliki latar belakang pendidikan manajemen pun menawarkan kerjasama untuk mengelola hasil kerja kelompok copet tersebut dan memberikan pendidikan kepada anak-anak anggota kelompok copet. Sebagai imbalannya, Muluk meminta 10 % dari hasil yang dikumpulkan kelompok copet. Setelah melalui perdebatan, Jarot menyetujui usulan Muluk. Dalam pelaksanaannya, Muluk kemudian meminta bantuan Samsul, sarjana pendidikan yang kerjanya main gaple di pos ronda, dan Pipit—sarjana D3 yang kerjanya mengadu keberuntungan dengan mengikuti program kuis di TV.   Kepada ayahnya, Pak Makbul, Muluk hanya menyatakan dirinya telah bekerja di bagian SDM. Dengan bangga, Pak Makbul menyampaikan berita tersebut ke Haji Sarbini, calon besannya. Pak Makbul, Haji Sarbini, juga Haji Rahmat, ayah Pipit, senang melihat anak-anak mereka sudah bekerja. [post_title] => Alangkah Lucunya (Negeri Ini) [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => alangkah-lucunya-negeri-ini [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-23 04:45:44 [post_modified_gmt] => 2020-12-23 04:45:44 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=7554 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Pemenang Tata Musik Terbaik Alangkah Lucunya (Negeri Ini)
  • WP_Post Object ( [ID] => 7544 [post_author] => 3 [post_date] => 2020-12-23 04:28:11 [post_date_gmt] => 2020-12-23 04:28:11 [post_content] => Bekerja sebagai wartawan freelance dan terobsesi jadi penyair, Rosid yang lahir di keluarga Muslim yang taat memang terlihat santai menjalani hidup dengan gayanya sendiri. Itulah yang menarik bagi Delia yang beragama Katolik dan aktivis kampus. Keduanya mempertahankan keyakinannya masing-masing tetapi saling mengagumi satu sama lain. Sayangnya orangtua masing-masing tidak setuju. Ayah-ibu Delia terang-terangan menolak, sedangkan ayah-ibu Rosid menjodohkannya dengan gadis berjilbab yang soleh, Nabila. Selain itu Rosid juga dipertanyakan keagamaannya karena tidak bersedia memakai peci dan baju koko yang dianggapnya hanya meneruskan tradisi belaka. [post_title] => 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta [post_excerpt] => [post_status] => publish [comment_status] => closed [ping_status] => closed [post_password] => [post_name] => 3-hati-dua-dunia-satu-cinta [to_ping] => [pinged] => [post_modified] => 2020-12-23 04:28:11 [post_modified_gmt] => 2020-12-23 04:28:11 [post_content_filtered] => [post_parent] => 0 [guid] => https://arsip.festivalfilm.id/?post_type=film&p=7544 [menu_order] => 0 [post_type] => film [post_mime_type] => [comment_count] => 0 [filter] => raw )
  • 2010 Nominasi Tata Musik Terbaik 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta